Jumat, 03 Juli 2015

[066] At Tahriim Ayat 003

««•»»
Surah At Tahriim 3

وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِ قَالَتْ مَنْ أَنْبَأَكَ هَذَا قَالَ نَبَّأَنِيَ الْعَلِيمُ الْخَبِيرُ
««•»»
wa-idz asarra alnnabiyyu ilaa ba'dhi azwaajihi hadiitsan falammaa nabba-at bihi wa-azhharahu allaahu 'alayhi 'arrafa ba'dhahu wa-a'radha 'an ba'dhin falammaa nabba-ahaa bihi qaalat man anba-aka haadzaa qaala nabba-aniya al'aliimu alkhabiiru
««•»»
Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (pembicaraan Hafsah dan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan Aisyah) lalu (Hafsah) bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
««•»»
When the Prophet confided to one of his wives a matter, but when she divulged it, and Allah apprised him about it, he announced [to her] part of it and disregarded part of it. So when he told her about it, she said, ‘Who informed you about it?’ He said, ‘The All-knowing and the All-aware informed me.’
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT mengingatkan satu peristiwa yang terjadi pada diri Nabi SAW. yaitu ketika Nabi SAW. meminta kepada Hafsah (salah seorang istrinya) merahasiakan dan tidak memberitahukan kepada siapa pun bahwa dia pernah meminum madu di rumah Zaenab binti Jahasy lalu ia bersumpah tidak akan mengulangi hal itu lagi.

Setelah Hafsah memberitahukan kepada `Aisyah hal yang diminta merahasiakannya, dan Allah memberitahukan kepada Nabi percakapan yang terjadi antara Hafsah dan `Aisyah tentang hal tersebut, maka Nabi SAW. memberitahu Hafsah tentang perbuatannya, yang telah menyiarkan rahasia Nabi yaitu bahwa beliau pernah meminum madu di rumah Zaenab binti Jahasy dan tidak akan mengulanginya lagi, tetapi disembunyikan mengenai sumpah Nabi tentang hal tersebut. Tatkala Nabi memberitahu Hafsah tentang pembicaraannya dengan `Aisyah, Hafsah heran, dan bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Ia menyangka bahwa Aisyahlah yang memberitahukannya. Nabi SAW. menjawab: "Bahwa yang memberitahukannya ialah Allah SWT. Tuhan Yang Maha Mengetahui segala rahasia dan bisikan, maha mengenal apa yang ada di bumi dan apa yang ada di langit, tiada sesuatu yang tersembunyi bagi-Nya,

sebagaimana di jelaskan-Nya dalam ayat lain.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَخْفَى عَلَيْهِ شَيْءٌ
Sesungguhnya bagi Allah (tidak ada satu pun yang tersembunyi.
(QS Ali Imran [3]:5)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan) ingatlah (ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya) yakni kepada Siti Hafshah (suatu pembicaraan) tentang mengharamkan Siti Mariyah atas dirinya, kemudian Nabi saw. berkata kepada Siti Hafshah, "Jangan sekali-kali kamu membuka rahasia ini." (Maka tatkala menceritakan peristiwa itu) kepada Siti Aisyah, ia menduga bahwa hal ini tidak dosa (dan Allah memberitahukan hal itu) Dia membukanya (kepadanya) yakni kepada Nabi Muhammad tentang pembicaraan Siti Hafshah kepada Siti Aisyah itu (lalu dia memberitahukan sebagiannya) kepada Siti Hafshah (dan menyembunyikan sebagian yang lain) sebagai kemurahan dari dirinya terhadap dia. (Maka tatkala dia, Muhammad, memberitahukan pembicaraan itu, lalu Hafshah bertanya, "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab, "Telah diberitahukan kepadaku oleh Yang Maha Mengetahui lagi Maha Waspada") yakni Allah swt.
««•»»
And, mention, when the Prophet confided to one of his wives, namely, Hafsa, a certain matter, which was his prohibition of Māriya, telling her: ‘Do not reveal it!’; but when she divulged it, to ‘Ā’isha, reckoning there to be no blame in [doing] such a thing, and God apprised him, He informed him, of it, of what had been divulged, he announced part of it, to Hafsa, and passed over part, out of graciousness on his part. So when he told her about it, she said, ‘Who told you this?’ He said, ‘I was told by the Knower, the Aware’, namely, God.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2][AYAT 4]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of12
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=66&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#66:3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar